Modul 1.1.a.10 Aksi Nyata - Penerapan Pemikiran Kihajar Dewantara di Kelas dan di Sekolah
Maina Trisnawati Hasibuan
Fasilitator Ibu Yetty Fatri Dewi pendamping Ibu Elsa Hanani Barus
Maina Trisnawati Hasibuan
Fasilitator
Ibu Yetty Fatri Dewi
pendamping
Ibu Elsa Hanani Barus
Latar Belakang
|
M |
enuntun sesuai kodrat, bermain
dan menyenangkan, Itulah Hal yang menarik perhatian penulis pertama sekali
ketika membaca modul Filosofi Pemikiran Kihajar Dewantara pada modul 1.Hal
ini secara tidak sadar perlahan hilang dalam pembelajaran yang penulis
lakukan selama ini. Penulis baru menyadari bahwa anak didik perlu di tuntun
bukan dipaksa, anak didik perlu senang dalam mengikuti
pembelajaran bukan menurut dengan dikte cara belajar yang
guru sampaikan. Anak - anak perlu bermain untuk memperluas kerja pikirannya
yang selama ini mungkin tidak mereka dapatkan dalam pembelajaran. Inilah yang
mendasari penulis mengangkat tema "Pendidikan yang
menyenangkan menjadi kekuatan murid dalam pembelajaran". Penulis menyadari
bahwa menuntun, bermain dan menyenangkan adalah bagian terbesar dalam
perkembangan mental dan pertumbuhan fisik anak didik.
|
D |
an dalam pembelajaran online hal lain yang
paling sulit dilakukan adalah bagaimana mengukur proses pembelajaran yang
dilakukan guru benar - benar bisa diikuti peserta didik dan bagaimana peserta
didik merespon setiap kegiatan pembelajaran yang dilakukan karena pembelajaran
tidak dilakukan dalam tatap muka. Selaras dengan filosofi Ki hajar Dewantara
penulis melihat bahwa penddiikan yang menyenangkan akan dapat membantu murid
dalam proses pembelajaran dimanapu dan kapaun waktunya. Maka dengan hal itu
penulis mecoba menelusuri apa yang diinginkan anak didik dalam proses
pembelajaran yang menyenangkan secara daring.
Deskripsi dan Realisai Aksi
Nyata
Berdasarkan apa yang penulis sampaikan
pada latar belakang diatas, maka ada beberapa hal
yang penulis rencanakan dan lakukan selama 4 mingg.
Dimulai dari tanggal 2 November sampai tanggal 28 November 2020.
1. Pada minggu pertama penulis membuat angket, pada
angket penulis meminta anak ddik menuliskan apa yang menjadi kekuatan,
kelemahan dan apa yang anak didik mau selama pembelajaran online khusunya
pelajaran yang penulis ampu. Kemudian penulis bagikan ke kelas IX SMP dengan
meminta bantuan Wali Kelas masing - masing dalam pendistribusiannya.
2. Di minggu kedua penulis meminta waktu untuk membagikan apa yang penulis
dapatkan dari hasil angket kepada rekan sejawat dan penulis melakukan
beberapa pelatihan dalam membuat pembelajaran yang menarik dengan menggunakan
beberapa aplikasi secara online (Sebelumnya penulis sudah meminta ijin kepada
Wa. Kepala Sekolah karena Kepala Sekolah dalam kondisi kurang sehat).
3. Selanjutnya di minggu ke 3 penulis dan beberapa rekan sejawat yang
tertarik dengan apa yang penulis bagikan minggu
sebelumnya mulai melakukan perubahan dalam pembelajaran dengan
memulai pembelajaran sesuai yang di inginkan anak didik selama pembelajaran
jarak jauh. Penulis dan beberapa rekan sejawat menggunakan beberapa aplikasi
yang digunakan dalam pembelajaran yang menyenagkan bagi anak didik.
4. Di minggu keempat penulis melakukan umpan balik dan penguatan kepada anak
didik melalui pembelajaran secara online Baik zoom maupun google meeting.
Realisasi dan kendala yang
di hadapi
Hasil dari angket tentang kekuatan yang
ada pada anak didik kesimpulan yang penulis dapatkan adalah: Mereka lebih
banyak menjelaskan kelebihan mereka di bidang keterampilan dan social contohnya
dapat mengedit foto/video, memainkan beberapa alat music, senang olahraga, bisa
dance/menari, bisa melukis, bisa memasak, bisa menja adik dan membuat mainan
adik, bisa membantu orang tua selam belajar di rumah, fasih berbahasa inggris,
pintar bermain game, bisa mengerjakan hal – hal yang selama ini tidak bisa
dikerjakan misalnya pekerjaan rumah, disiplin, terampil jika melakukan sesuatu
yang disukai, percaya diri, Rapi, bersih, suka hal – hal yang baru.
Untuk Materi Pembelajaran secara daring
anak didik lebih memilih Google Class Room, Whatsaap grup dan pemberian
materi melalui youtube. Sedangkan untuk kuis/ latihan peserta didik lebih
memilih Profprofs, Quiziz dan google formulir.
Dan untuk merespon apa yang diinginkan ana
didik, maka penulis berusaha melakukan pembelajaran melalui apa yang mereka inginkan agar dapat megikuti pembelajaran dengan menyenagkan. Dan untuk
melakukan hal ini penulis berusaha mencari referensi dari berbagai sumber agar dapat
memberikan pembelajaran sesuai dengan pembelajaran yang diminati para anak
didik. Walaupun bukan merupakan kendala utama tetapi cukup banyak waktu yang
penulis habiskan untuk memperbaiki cara mengajar yang berpusat pada murid.Tidak lupa penulis juga membagikan ilmu yang penulis dapatkan kepada rekan
- rekan sejawat terkait apa yang membuat anak didik senang dalam mengikuti
pendidikan.
Pembelajaran yang di dapat dan Perbaikan Kedepan
|
P |
endidikan yang menyenangkan dan berpusat pada murid itu tidak gampang untuk
dilakukan karena banyak hal yang harus diperhatikan tetapi juga tidak terlalu
sulit untuk diterapkan jika setiap pendidik punya kemauan untuk sebuah
perubahan. Anak didik adalah objek kasih para pendidik, maka sudah seyogyanya
pendidik memberikan yang terbaik buat setiap putra bangsa. Dengan memperhatikan
kekuatan yang ada pada anak didik, pembelajaran yang menyenangkan menurut
murid, berkoordinasi dengan para murid, maka tugas untuk menuntun akan semakin
baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar