Selasa, 01 Desember 2020

Pendidikan yang menyenangkan menjadi kekuatan murid dalam mengikuti pembelajaran

Modul 1.1.a.10 Aksi Nyata - Penerapan Pemikiran Kihajar Dewantara di Kelas dan di Sekolah

Maina Trisnawati Hasibuan

Fasilitator Ibu Yetty Fatri Dewi    pendamping Ibu Elsa Hanani Barus 


Text Box: “Pendidikan yang menyenangkan dan berpusat pada murid itu tidak gampang untuk dilakukan karena banyak hal yang harus diperhatikan tetapi juga tidak terlalu sulit untuk diterapkan jika setiap pendidik punya kemauan untuk sebuah perubahan”

Maina Trisnawati Hasibuan

 

Fasilitator Ibu Yetty Fatri Dewi    

pendamping Ibu Elsa Hanani Barus 

 


Latar Belakang

M

enuntun sesuai kodrat, bermain dan menyenangkan, Itulah Hal yang menarik perhatian penulis pertama sekali ketika membaca modul Filosofi Pemikiran Kihajar Dewantara pada modul 1.Hal ini  secara tidak sadar perlahan hilang dalam pembelajaran yang penulis lakukan selama ini. Penulis baru menyadari bahwa anak didik perlu di tuntun bukan dipaksa, anak didik perlu senang dalam mengikuti pembelajaran bukan menurut dengan dikte cara belajar yang guru sampaikan. Anak - anak perlu bermain untuk memperluas kerja pikirannya yang selama ini mungkin tidak mereka dapatkan dalam pembelajaran. Inilah yang mendasari penulis  mengangkat tema "Pendidikan  yang menyenangkan menjadi kekuatan murid dalam pembelajaran". Penulis menyadari bahwa menuntun, bermain dan menyenangkan adalah bagian terbesar dalam perkembangan mental dan pertumbuhan fisik anak didik.

 

D

an dalam pembelajaran online hal lain yang paling sulit dilakukan adalah bagaimana mengukur proses pembelajaran yang dilakukan guru benar - benar bisa diikuti peserta didik dan bagaimana peserta didik merespon setiap kegiatan pembelajaran yang dilakukan karena pembelajaran tidak dilakukan dalam tatap muka. Selaras dengan filosofi Ki hajar Dewantara penulis melihat bahwa penddiikan yang menyenangkan akan dapat membantu murid dalam proses pembelajaran dimanapu dan kapaun waktunya. Maka dengan hal itu penulis mecoba menelusuri apa yang diinginkan anak didik dalam proses pembelajaran yang menyenangkan secara daring.

Deskripsi  dan Realisai Aksi Nyata

Berdasarkan apa yang penulis sampaikan pada latar belakang diatas, maka ada beberapa hal yang  penulis rencanakan dan lakukan selama 4 mingg. Dimulai dari tanggal 2 November sampai tanggal 28 November 2020.

1.      Pada minggu pertama penulis membuat angket, pada angket penulis meminta anak ddik menuliskan apa yang menjadi kekuatan, kelemahan dan apa yang anak didik mau selama pembelajaran online khusunya pelajaran yang penulis ampu. Kemudian penulis bagikan ke kelas IX SMP dengan meminta bantuan Wali Kelas masing - masing dalam pendistribusiannya.

2.     Di minggu kedua penulis meminta waktu untuk membagikan apa yang penulis dapatkan dari hasil angket kepada rekan sejawat dan penulis melakukan beberapa pelatihan dalam membuat pembelajaran yang menarik dengan menggunakan beberapa aplikasi secara online (Sebelumnya penulis sudah meminta ijin kepada Wa. Kepala Sekolah karena Kepala Sekolah dalam kondisi kurang sehat).

3.     Selanjutnya di minggu ke 3 penulis dan beberapa rekan sejawat yang tertarik dengan apa yang penulis bagikan minggu sebelumnya mulai melakukan perubahan dalam pembelajaran dengan memulai pembelajaran sesuai yang di inginkan anak didik selama pembelajaran jarak jauh. Penulis dan beberapa rekan sejawat menggunakan beberapa aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran yang menyenagkan bagi anak didik.

4.     Di minggu keempat penulis melakukan umpan balik dan penguatan kepada anak didik melalui pembelajaran secara online Baik zoom maupun google meeting.

Realisasi dan kendala yang di hadapi

Hasil dari angket tentang kekuatan yang ada pada anak didik kesimpulan yang penulis dapatkan adalah: Mereka lebih banyak menjelaskan kelebihan mereka di bidang keterampilan dan social contohnya dapat mengedit foto/video, memainkan beberapa alat music, senang olahraga, bisa dance/menari, bisa melukis, bisa memasak, bisa menja adik dan membuat mainan adik, bisa membantu orang tua selam belajar di rumah, fasih berbahasa inggris, pintar bermain game, bisa mengerjakan hal – hal yang selama ini tidak bisa dikerjakan misalnya pekerjaan rumah, disiplin, terampil jika melakukan sesuatu yang disukai, percaya diri, Rapi, bersih, suka hal – hal yang baru.

Untuk Materi Pembelajaran secara daring anak didik lebih memilih Google Class Room, Whatsaap grup dan pemberian  materi melalui youtube. Sedangkan untuk kuis/ latihan peserta didik lebih memilih Profprofs, Quiziz dan google formulir. 

Dan untuk merespon apa yang diinginkan ana didik, maka penulis berusaha melakukan pembelajaran melalui apa yang mereka inginkan agar dapat megikuti pembelajaran dengan menyenagkan. Dan untuk melakukan hal ini penulis berusaha mencari referensi dari berbagai sumber agar dapat memberikan pembelajaran sesuai dengan pembelajaran yang diminati para anak didik. Walaupun bukan merupakan kendala utama tetapi cukup banyak waktu yang penulis habiskan untuk memperbaiki cara mengajar yang berpusat pada murid.Tidak lupa penulis juga membagikan ilmu yang penulis dapatkan kepada rekan - rekan sejawat terkait apa yang membuat anak didik senang dalam mengikuti pendidikan.

 

Pembelajaran yang di dapat dan Perbaikan Kedepan

P

endidikan yang menyenangkan dan berpusat pada murid itu tidak gampang untuk dilakukan karena banyak hal yang harus diperhatikan tetapi juga tidak terlalu sulit untuk diterapkan jika setiap pendidik punya kemauan untuk sebuah perubahan. Anak didik adalah objek kasih para pendidik, maka sudah seyogyanya pendidik memberikan yang terbaik buat setiap putra bangsa. Dengan memperhatikan kekuatan yang ada pada anak didik, pembelajaran yang menyenangkan menurut murid, berkoordinasi dengan para murid, maka tugas untuk menuntun akan semakin baik.



Dokumentasi













  




Tidak ada komentar:

Posting Komentar