Rabu, 23 Desember 2020

1.4 Penerapan Budaya Positif

Budaya Positif menuju pembelajaran yang menyenangkan
Maina Trisnawati Hasibuan

Fasilitator Ibu Yetty Fatri Dewi

Pendamping Ibu Elsa Hanani Barus

 

S

alah satu hal yang dapat memperbaiki laku anak didik adalah dengan penerapan budaya positif. Budaya positif sangat bersinergi dengan karakter baik, artinya budaya positif itu akan lahir dalam karakter yang baik pula, inilah yang menjadi dari budi pekerti menurut Bapak Kihajar Dewantara yang dalam kurikulum dikenal sebagai salah satu Profil Pelajar Pancasila.

Budaya positif adalah suatu pembiasaan yang bernilai positif, bukan sekedar sikap tetapi di terapkan dengan tingkah laku dan perbuatan yang positif dan di dalamnya mengandung sejumlah kegiatan yang mampu menumbuhkan karakter peserta didik ke arah yang positif. Budaya positif perlu dibangun dalam suatu kelas yang akan berdampak pada budaya positif di sekolah dan berperan dalam visi sekolah. Mewujudkan budaya positif harus dilakukan sejak dini mengingat dalam prosesnya membutuhkan waktu yang lama dan konsisten dari setiap stakeholder yang ada. Setiap ekosoistem sekolah memiliki peran yang besar dalam mewujudkan disiplin positif, baik di dalam kelas maupun di lingkungan sekolah. Di lingkungan sekolah, guru dapat menerapkan budaya positif seperti bekerja sama dengan rekan sejawat, berinteraksi secara akrab dengan peserta didik, menerapkan sikap disiplin dan bertanggung jawab serta menjadi teladan bagi peserta didik. Sedangkan di lingkungan kelas, salah satu langkah yang guru dapat lakukan adalah membangun budaya positif melalui komunikasi efektif.

Deskripsi Aksi Nyata yang dilakukan

S

elama 9 Bulan melakukan pembelajaran jarak jauh banyak sekali perubahan yang dialami anak didik dalam hal etika dan disiplin ketika melakukan pembelajaran. Selain komunikasi yang tidak efetif hal ini juga disebabkan karena tidak adanya kontrol dari orang tua selama belajar dari rumah mengingat kesibukan orang tua. Akibatnya ketika pembelajaran daring berlangsung anak didik sangat bebas untuk berpendapat tanpa menghargai teman (dari pengamatan penulis dikarenakan tidak bertemu langsung) bahkan ada yang mangkir dari tugas ketika guru meminta ada pengerjaan praktek yang harus didiskusikan secara berkelompok. Inilah yang mendasari penulis membuat aksi nyata untuk pembiasaan displin positif.

 

Hasil dari Aksi Nyata yang dilakukan

Dari aksi nyata yang dilakukan penulis melakukan beberapa tindakan dalam kesepakatan kelas, Langkah-langkah yang di lakukan dalam menyusun kesepakatan kelas:

1.    Saya melakukan komunikasi dengan anak didik melalui WA grup untuk memberikan pemahaman tentang kesepakatan kelas dan menyepakati waktu pelaksanaan pembuatan kesepakatan kelas

2.    Melakukan zoom meeting dalam melaksanakan pertemuan kesepakatan kelas

3.    Pada saat zoom berlangsung anak didik diminta menjawab beberapa pertanyaan dengan menggunakan aplikasi jamboard

4.    Setelah selesai kemudian bersama – sama  membuat kesepakatan yang akan di jalankan bersama pada saat semester genap di awal januari 2020

 

Pembelajaran yang di dapat dan Rencana perbaikan

Dari memulai praktek budaya positif dengan menerapkan kesepakatan kelas  penulis menyadari bahwa Pendidikan bukan saja berbicara tentang ilmu pengetahuan dan karakter/budi pekerti, tetapi Pendidikan menuntun anak didik untuk memahami bagaimana menanamkan karakter dengan kesadaran masing – masing, sehingga setiap anak didik dapat dilatih melakukan apa yang sudah di katakan, disepakati untuk dilakukan bersama – sama dalam ekosistem kelas dan sekolah. Hal ini akan membuat warga sekolah menyadari dan bertanggung jawab dengan apa yang dilakukannya. Inilah pembelajaran Budaya positif yang sebenarnya: memahami, membuat, melakukan, mengevaluasi, memperbaiki dan akhirnya menjadi gaya hidup/ karakter yang secara sadar mulai terbentuk bukan saja kepada anak didik tetapi juga kepada warga kelas dan sekolah.

 

Dokumentasi:

1.       Pemaparan akan pentingnya budaya positif di kelas dan sekolah melalui WA Grup Kelas



















    2. Membuat pertanyaan melalui jamboard dan anak didik memberikan pendapatnya
     

    

























3. Membuat kesepakatan kelas





















4. Berkomitmen menjalankan bersama



Tidak ada komentar:

Posting Komentar