Aksi Nyata Modul 1.3
Maina Trisnawati Hasibuan
CPG Kabupaten Deli serdang Provinsi Sumatera Utara
Fasilitator Ibu Yetty fatri Dewi
Pendamping Ibu Elsa Hanani Br Barus
Latar belakang tentang situasi
Sekolah sangat berarti bagi tumbuh kembang anak didik, karena melalui pendidikan disekolah selama 12 tahun mereka belajar ilmu pengetahuan, karakter, akal budi dan segala sesuatu yang akan mengubah kehidupan mereka. Di sekolah juga anak didik mulai merangkai masa depan mereka dengan tuntunan, semangat dan dorongan dari para bapak/ibu gurunya. Bagaimana mereka merangkai masa depannya juga tergantung bagaimana Bapak/ibu guru menuntun mereka. Proses menuntun anak didik dengan latar belakang keluarga yang berbeda, sifat dan sikap yang berbeda, kesukaan yang berbeda dan cara pandang anak didik akan masa depan yang berbeda bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, tetapi dengan mengetahui bagaimana anak didik yang akan kita tuntun akan sangat membantu guru menemukan strategi yang efektif dalam menjalankan perannya sebagai penuntun masa depan anak didik.
Tidak terkecuali dengan yang penulis
hadapi dalam menjalankan peran sebagai pendidik di dalam menuntun anak didik di
SMP Swasta Methodist Tanjung Morawa. Penulis mengalami beberapa kesulitan dalam
menghadapi anak didik terkhusus saat pembelajaran dilakukan dari rumah. Apa
yang sering penulis lakukan dalam membuat konsep pembelajaran dari rumah sering
sekali kurang direspon oleh anak didik. Penulis sudah menanyakan melalui
Whatsapp Grup ataupun secara pribadi dan menemukan beberapa kendala yang anak
didik hadapi Ketika melakukan proses pembelajaran yang membuat mereka merasa
bosan dan kurang tertarik untuk belajar.
Deskripsi Aksi Nyata yang dilakukan
Berdasarkan apa yang penulis sampaikan pada latar belakang diatas, maka penulis melakukan ada beberapa hal yang penulis rencanakan dan lakukan selama 4 minggu dari pertengahan November sampai pertengahan Desember, yaitu:
1. Membuat pertanyaan yang akan membuka pemikiran anak didik akan kekuatan dan kelemahan yang ada pada diri anak didik masing – masing. Selain itu penulis juga membuat pertanyaan kira – kira peluang apa yang anak didik lihat dalam diri anak didik untuk dapat di tonjolkan.
2. Langkah kedua penulis merumuskan apa yang menjadi kekuatan dalam diri anak didik dan merangkai menjadi sebuah program yang akan penulis jalankan pada saat pembelajaran tatap muka semester depan.
Hasil dari Aksi
Nyata yang dilakukan
Dari deskripsi aksi nyata yang sudah penulis rencanakan dan lakukan, maka Rencana program mini yang akan penulis lakukan dalam pembelajaran semester depan adalah
Draf pembelajaran
sesuai dengan hasil angket untuk dilakukan pada proses pembelajaran semester
genap
Pembelajaran yang di dapat dan Perbaikan Kedepan
Pendidikan yang menyenangkan dan berpusat pada murid itu tidak gampang untuk dilakukan karena banyak hal yang harus diperhatikan tetapi juga tidak sulit untuk diterapkan jika setiap pendidik punya kemauan untuk sebuah perubahan. Setelah apa yang penulis lakukan dalam sebuah angket kesadaran maka penulis merumuskan bahwa Anak didik adalah objek kasih para pendidik, maka sudah sepatutnya pendidik memberikan yang terbaik buat anak didik. Dengan memperhatikan kekuatan, kelemahan, tantangan dan kesempatan yang ada pada anak didik maka pembelajaran yang menyenangkan menurut murid, berkoordinasi dengan para murid, maka tugas untuk menuntun akan lebih mudah untuk dilakukan.
Rencana perbaikan untuk pelaksanaan di masa mendatang
Perubahan adalah
sebuah keharusan yang suka atau tidak, mau atau tidak memang akan terjadi. Maka
seorang pendidik tidak perlu menghindari perubahan tersebut, tetapi para
pendidik sebaiknya bersiap bukan untuk menentang perubahan tetapi berjalan
sesuai perannya beriringan dengan perubahan
sekalipun itu sulit. Dengan mengetahui kekuatan yang ada kesulitan akan
perlahan terkikis dan kesempatan akan terbuka lebar.
Saya mengawali
kegiatan pembelajaran diawal semester genap dengan berdiskusi dengan anak didik
melalui aplikasi zoom (Sesuai dengan yang sudah kami sepakati). Saya sanagt
senag melalui diskusi dan beberapa pendekatan melalui aplikasi WhatsApp anak
didik mau terbuka untuk sama – sama merencanakan pembelajaran yang menyenagkan.
Semoga hal ini etrus dapat saya lakukan untuk perbaikan Pendidikan yang
menyenangkan.
Salam Pendidikan,
Salam Bahagia.
Dokumentasi
| Angket |
| Kelemahan menurut anak didik |
| Kekuatan anak didik Pertemuan melalui aplikasi Zoom |



Tidak ada komentar:
Posting Komentar